MITOLOGI


Pengertian Mitologi

I). Istilah Mitologi telah dipakai sejak abad 15, dan berati “ilmu yang menjelaskan tentang mitos”. Di masa sekarang, Mitologi menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (1997) adalah ilmu tentang bentuk sastra yang mengandung konsepsi dan dongeng suci mengenai kehidupan Dewa dan makhluk halus di suatu kebudayaan. Menurut pakarnya, Mitos tidak boleh disamakan dengan fabel, legenda, cerita rakyat, dongeng, anekdot atau kisah fiksi. Mitos dan agama juga berbeda, namun meliputi beberapa aspek. (Wikipedia Indonesia)

II). Apa sebenarnya arti kata mitos dan mitology? Kata mitologi, berasal dari bahasa Inggeris “myth”. Dalam kamus Webster New World College Dictionary 3rd Edition, kata “myth” diartikan sebagai : “1) any fictitious story; or unscientific account, theory, belief, etc 2) any imaginary persons or thing spoken as though existing.” Artinya : 1) sembarang kisah atau cerita fiksi (tidak nyata/hayalan/dongeng); atau kejadian, teori dan kepercayaan dan lain-lain yang tidak bersifat ilmiah. 2) sembarang orang atau sesuatu yang dikatakan seolah-olah benar-benar ada.

—0O0—




You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. Both comments and pings are currently closed.

5 komentar di “MITOLOGI

  • naswan azma mengatakan:

    assalamualaikum ki umar…sy mnt penjelasan mengenai kejatuhan cecak dlm pandangan islam,sy sudah 3 x kjatuhan cecak ditangan kiri,3x pula anak sy sakit panas,saat prtama kjatuhan sy ga pnya pmikiran apa2 tau2 bsknya anak sakit,kjatuhn yg ke2 mulai timbul rasa was2 dlm hti dan bnr bsknya anak sakit,sejak saat itu sy trauma bila mliht cecak,nah kjatuhan yg k 3 sy lgsg brdoa kpd Allah,ya Allah apabila ini adalah kehendakMu aku,jadikan aku utk iklas mnerimanya,tp klo ini adlh tipu daya syetan aku mhn prlindunganMu,bgitu doa sy ki,esok harinya anak sy sakit jg ki,sy mhn pencerahan dari ki umar,apakah itu tanda2,atau sugesti,atau apa,dan apa yg mesti sy lakukan,ada yg menyuruh sy untuk membunuhnya,ada yg bilang jgn percaya tahayul,gmn menurut ki umar,klo ad doa hususnya mhn diajarin ki…wassalam

    • Ki UmarJogja mengatakan:

      Wa alaikum salam wrwb

      Pertanda alam memang baik, tetapi jangan terlalu diyakini. Saya khawatir nanti akan menjadi semacam sugesti dan “doa” secara tidak disadari.

      Berdoa saja memohon perlindungan kepada Allah dengan mantap dan lebih yakin. Lafal doa anda masih kurang mantap, seolah-olah masih kalah dengan sugesti “tanda jatuhnya cicak” tadi. Rasulullah mengajarkan kemantapan dalam berdoa memohon kepada Allah.

      Nuwun,

  • riboet mengatakan:

    Mas Naswan Azma@
    Minta maaf sebelumnya kepada Ki Umar yg senantiasa saya hormati,,ijinkan saya menambahkan masukan untuk saudaraku Naswan,,Saya sering pula menemui kejadian demikian, dan seyogyanya kita bisa menghaturkan lafadz ‘Istighfar’ kepada Allah SWT disaat kejadian jatuhnya Cicak itu sebanyak2nya kita mampu dgn satu pengharapan ampunan atas dosa2 kita dan dijauhkan dari datangnya ‘bala’ ,kepada Allah SWT.
    Insya Allah, atas ridlo Allah pula segalanya akan baik menimpa kita.
    Demikian dari saya ,terima kasih.
    Kepada Ki Umar,,nyuwun tambahipun pangestu Ki,,wekdal puniko ngleresi kawulo milai riyadlohan’lebur wojo’,,nyuwun tambahipun pengestuvnjih Ki !…
    Matur sembah nuwun

  • Eko Suwoyo Yoyok mengatakan:

    nasehat 2 panjenengan selalu baik ki





%d blogger menyukai ini: