Kajian Konsekuensi Ghaib


“SEGALA HAL YANG BERHUBUNGAN

DENGAN GHOIB PASTI ADA KONSEKUENSINYA”

KerissajenHari itu jam 6 pagi Matahari bersinar cerah, udara juga bersih dan sejuk. Selepas senam Meditasi Prana, saya berniat jalan-jalan pagi. Ketika sedang melintasi ujung gang pertigaan tiba-tiba terlihat pancaran sinar merah dari pohon Matoa depan rumah tetangga. Biasanya itu adalah pancaran sinar dari benda ghaib atau pusaka. Saya tidak tertarik dengan benda ghaib semacam itu apalagi mengambilnya. Saya hiraukan saja dan terus melanjutkan perjalanan pagi itu.

Setelah kembali sampai rumah, sebelum memulai aktivitas kerja sehari-hari, saya sempatkan online untuk sekedar membalas komentar blog ini, bila memang ada. Baru beberapa menit tiba-tiba seorang teman menelpon, suaranya serak-serak, seperti sedang sakit dan gugup. Dia adalah pemilik rumah yang tadi pagi saya melihat sinar merah di pohon Matoa. (Karena alasan menjaga privasi kami rahasiakan nama dan alamat).

Beliau lalu datang ke rumah untuk konsultasi. Setelah bertemu saya dapati memang ada kejanggalan dengan dirinya. Singkat cerita, ia mengeluh bahwa akhir-akhir ini badannya terasa tidak sehat. Lemas dan tidak bertenaga. Bermula sejak ia memungut sebilah keris kecil seukuran kira-kira 20 cm yang dia temukan didepan rumah, samping pohon Metoa pada malam Jumat. Daripada menerka-nerka, saya katakan kepadanya nanti sebelum berangkat kerja saya usahakan bisa mampir untuk melihatnya.

Ternyata Keris tersebut ber-LUK (lekuk) lima dengan ujung pesi berbentuk kepala orang. Ia dapati keris tersebut dalam posisi berdiri tegak, dan saat itu malam Jumat jam 1 malam. Ia pernah berkonsultasi dengan rekannya yang mengerti hal ghaib, menurut rekannya keris tersebut mengandung energi ghoib yang besar dan memiliki tuah untuk kemudahan rejeki. Maka disarankan untuk dirawat, diolesi minyak wangi dan disimpan dengan baik. Tetapi ternyata baru beberapa hari menyimpan keris tersebut efeknya membuat dirinya lemas, lesu dan tidak bergairah hidup.

Saya bertanya kronologis penemuan keris tersebut. Sebab saya merasa ada yang janggal. Ketika menghubungkan kemunculan keris dengan sinar merah yang tadi pagi saya lihat didepan rumahnya itu. Akhirnya dia jujur bercerita bahwa pada malam Jumat itu bersama 4 kawannya sedang ngobrol santai di teras rumah. Lalu seorang rekannya dengan sengaja “memunculkan” benda pusaka dari alam ghaib. Muncullah keris dan beberapa batu. Jadi sebenarnya keris tersebut adalah hasil penarikan dari alam ghaib.

Lalu dengan sejujurnya saya katakan, sebaiknya labuh saja keris tersebut. Labuh adalah melarung / melepas / membuang benda pusaka ke sungai / laut. Sebab keris tersebut beraura panas dan tidak baik untuk dirawat apalagi disimpan.

Tampak ada rasa kecewa dimukanya, seperti tidak rela untuk melarung keris tersebut. Maka saya katakan: “ini hanya pendapat saya, bila Mas tidak percaya juga tidak mengapa. Atau anda ingin berkonsultasi dengan orang lain juga lebih baik. Terserah anda saja.” Setelah berpikir sejenak kemudian ia memutuskan untuk berkonsultasi dengan ahli keris (orang yang mendalami ilmu perkerisan) yang ia lebih percayai.

Ketika melihat keris tersebut sesepuh pun hanya tersenyum kecil. Lalu menyarankan untuk melarungnya saja. Sebab menurut beliau keris tersebut adalah keris tumbal (keris sajen). Maksudnya keris yang sering digunakan sebagai tumbal saat acara pendirian rumah, ruwatan, pembuat jalan atau acara lainnya.

Tentu saja keris jenis ini tidak baik untuk disimpan. Jelas beraura panas dan berefek merugikan. Kalau orang Jawa mengistilahkan “brangasan”. Dan sudah terbukti terasa efeknya terhadap kesehatan pemungutnya.

Dia mengatakan masih bimbang untuk melepaskannya. Merasa tidak enak hati dengan rekan-rekan yang malam itu telah melimpahkan keris tersebut kepadanya. Dan dia telah berjanji bersedia merawatnya. Saya pikir disinilah mulai ada lingkaran setan. Ia telah memasang belengu pada dirinya sendiri, meskipun atas ketidaktahuan.

Akhirnya harus memilih keselamatan diri pribadi atau janji. Ia pun merelakan keris yang didapatnya melalui fenomena supranatural itu untuk dilarung di sungai.

Beberapa hari kemudian ia memberi kabar masih merasakan efek negatif yang menyelimuti dirinya. Bahkan semakin menjadi dan terasa berat tekanan dibadan. Situasi ternyata belum membaik. Pancaran aura merah di pohon Metoa yang pagi itu saya lihat ternyata adalah serangkaian dari ghaib yang turut “tertarik” saat mereka melakukan penarikan keris itu ke dunia materi manusia. Namun belum sempat mewujud dalam bentuk benda. Energi keberadaannya masih bersemanyam di pohon Metoa. Ada 3 ghaib.

Ia meminta saya untuk memindahkan energi ghaib khodam JIN tersebut, tetapi saya menolaknya, saya katakan bahwa ada orang yang lebih berkewajiban melakukannya. Yaitu rekan-rekannya yang kala itu melakukan ‘penarikan’. Berani memulai, harus berani untuk menyelesaikannya pula. Berani bertanggungjawab.

Telah lebih dari 10 hari sejak pengangkatan benda ghaib tersebut, ia masih terus merasakan efek ghoib dibadannya. Membuatnya lemas dan pikiran kacau. Setelah sedikit demi sedikit penyebabnya sudah mulai diatasi, meski belum sembuh total tetapi keadaannya telah lebih baik.

Ini menjadi pelajaran yang berharga bagi kita semua tentang dunia ghaib dan efeknya. Agar mendayagunakan kemampuan ilmu yang dimiliki dengan lebih hati-hati.

Menyimpan dan merawat keris itu boleh saja, tetapi tentunya keris yang memiliki nilai adiluhung tinggi atau memiliki histori (sejarah) yang baik. Bukan dipandang dari bertuah atau tidak. Bukan pula karena hasil tarikan dari alam ghaib. Bukan sembarang keris pungutan. Saya pribadi senang menggeluti mahakarya leluhur yang disebut keris ini. Bukan karena tuah-nya tetapi karena keindahan bentuk keris itu sendirinya. Selama ini saya hanya menyimpan keris yang sudah “dibersihkan” dari unsur-unsur khodam (JIN). Sehingga keris tidak lagi dianggap mistis, klenik, keramat atau dijauhi orang dengan alasan bila menyimpannya dianggap syirik. Tragis bila mahakarya luhur ini pada akhirnya nanti tidak ada anak cucu yang mau menyimpan apalagi melestarikannya, karena alasan klenik dan dianggap syirik.

Padahal pada kenyataannya keris adalah sebuah mahakarya dari para leluhur pada jamannya yang sampai kini nilai seninya telah diakui dunia. Seharusnya ini bisa menjadi suatu kebanggaan bangsa, seperti halnya karya Sastra, Batik, Gamelan (alat musik) dan candi Prambanan, candi Borobudur yang menjulang tinggi nan megah.

Fenomena ghaib memang selalu terlihat memukau dan memikat hati. Tetapi dari dulu kami sering mengatakan agar OJO GUMUNAN (jangan mudah terpukau) oleh fenomena keajaiban ilmu ghaib ini. Serta berhati-hatilah sebab segala sesuatu yang berhubungan dengan ghaib pasti selalu ada konsekuensinya.

Inilah sekelumit cerita kehidupan disekeliling saya beberapa hari ini. Semoga ada hikmah yang bisa dipetik bagi pembaca blog Rasa Sejati. Mohon maaf bila ada tutur kata yang kurang berkenan dihati. Nuwun.

Catatan Akhir November 2010

Ki UmarJogja
www.rasasejati.org




You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. Both comments and pings are currently closed.

40 komentar di “Kajian Konsekuensi Ghaib

  • Hary mengatakan:

    salam ki_umar…..
    Mau nanya ki.., saya punya teman dia punya cincin utk pengasihan, katakanlah dari paranormal.
    Cincin itu berkhasiat apa bila temanku harus minum air yang sebelumnya direndam dgn cincin kedalam gelas selama lima hari (1x sehari diminum) ,setelah itu dipakai baru ada khasiatnya.
    Yang saya tanyakan apa cara itu menggunakan khodam jin? apa cara itu juga ada konsekuensinya. mohon penjelasanya ki….
    wasalam

    hary – sby

    • Ki UmarJogja mengatakan:

      Salam pamuji rahayu,

      – Saya tidak ingin menerka-nerka, sebaiknya dilihat langsung bendanya, baru bisa dinilai.

      Bila anda menanyakan dari segi cara, maka kemungkinan memang mendayagunakan Khodam JIN. Dari pengalaman, memang ada beberapa jenis Khodam JIN yang hanya bisa di kontak di waktu-waktu tertentu saja. Jadi tidak mau setiap hari. Dengan melalui syarat khusus pula.

      – Jelas setiap hal yang berhubungan dengan ghaib pasti ada konsekuensinya. Entah pada diri pribadi, keluarga atau anak cucu. Entah sekarang atau besok. Entah konsekuensi (efek) positif atau negatif. Maka perlu hati-hati.

      Apalagi sekarang jaman edan, banyak amalan Wirid, Hizib dan Asma’ yang dipoles dengan Khodam ilmu Kebal. Hanya agar murid / klien yakin bahwa ilmu hikmah telah berhasil masuk dalam diri. Padahal sedang diisi khodam kekebalan.
      Maka dari itu ‘Ojo gumunan’ dengan cerita fantastis suatu ilmu, Asma ini-asma itu. Hehe…

      Nuwun,

  • subekti mengatakan:

    ass…
    keren ceritanya kang,semoga cerita ini dpt
    membuat kita was-was.
    terutama dlm kesyirikan

  • toto mengatakan:

    Ass Wr Wb
    Punten Ki, mohon ijin nyimak. penjelasan yang sangat bagus dan menarik. ojo gumunan. matur nuwun

  • zenzen pencari berkas mengatakan:

    ini membuat qta lebih hati2 dalam lakukan segala yang berhubungan dengan ghaib..tanpa ilmu malah nambah masalah

  • Media Esa mengatakan:

    Alhamdulillah,
    Ki, yang tinggal dengan saya sekarang hanya batu ali (dari sesorang yg waktu itu saya maksud) dan dah pernah saya lakukan juga pengisian sebagaimana diblog ini. Tapi hati kecil saya merasa butuh gk butuh ama yang namanya benda termasuk batu ali, ya utamanya saya tidak mengerti ilmunya. tp kadang saya juga mau pakai cincin pake batu alinya. Singkatnya saya pingin ilmu, dan akhirnya Allah tunjukkan blog ini, yg mana ilmunya adalah diri yg telah Allah karuniai. Ki, sebelumnya saya pernah kumpulin itu keris kujang dll, tapi ya gitu deh gk tau gmn ilmunya jadi saya kasikan semua ke kakak saya yang kebetulan seneng benda benda mistik (sudah saya sampaikan untuk apa dikumpulkan, tp ya dia punya ajengan kyai dicianjur ya dia seneng ya dah saya kasihkan semuanya), termasuk yang saya pernah dikasih istilah ageman cirebon (batu tameng, batu ampar, padi sri, dan getah kapilayu). saya kasihkan dengan membaca surat alatiha, alikhlas, falaq, anas dan ayat kursi (menurut sesepuh di tempat saya ya klo mau lepas barang bacakan sebagaimana dimaksud). Ki, untuk ketiga kalinya saya kira, mohon kiranya bila ada informasi janggal mengenai diri saya, mohon disampaikan, agar saya mawas diri. Nwn Ki, Wassalam

    • Ki UmarJogja mengatakan:

      Alhamdulillah,
      Bersyukurlah sebab selama ini anda lebih memilih menaati suara hati nurani, sesungguhnya anda senantiasa diberikan petunjuk kebaikan oleh sang Guru Sejati. Bila memang hati berkata lepaskan, maka lepaskan saja. Apa yang anda lakukan saya kira sudah baik. InsyaAllah, jalan spiritual anda lebih terbuka lebar. Mantap!

      Nuwun,

  • Erna mengatakan:

    ..Aki, seneng banget email sy udh dijawab…

    sy lahir 5 Nop 1973 dan garis di telapak tangan kanan sy lurus melintang dan tebal seolah olah membelah telapak tngn sy…suhu tubuh sy selalu panas di atas rata2 orang normal…namn sy td sedang demam !!!

    apakah itu ada pengaruhnya thd kemampuan sy melihat makhluk & benda ghaib meskipun hny lewat mimpi (stngh sadar-tdk benar2 tidur…)
    Jika sy akan mendpt job besar, selalu ada bayi raksasa yg minta air susu saya. Siapa dia sebenarnya ?

    Sudah beberapa kali sy dan keluarga lolos dari maut karena kejahilan org yg iri thd sy…semua bisa terdeteksi melalui mimpi sy…dan Kuasa Yang Maha.

    Adakah cara agar ketajaman sy makin terasah? Saya masuk hindu ketika sy menikah 9th lalu..banyak makhluk2 ghaib hindu yg bisa sy lihat padahal pendeta hindu sendiri belum tentu bisa melihatnya !!!
    Tolong jelaskan cara yang paling mudah…sy terbiasa puasa dan jarang tidur karena bawaan bayi…bukan keinginan saya
    Nuwun

    • Ki UmarJogja mengatakan:

      Salam pamuji rahayu,

      Kepekaan indera keenam dan seterusnya hanya bisa diperoleh dengan mengheningkan cipta, rasa dan karsa. Biasanya melalui cara meditasi, semedi, tafakur, kontemplasi dan semacamnya.

      Siapa saja yang berbakat bisa mengalami fenomena seperti anda, apapun agamanya. Entah orang biasa atau kyai, pendeta dll. Selama masih percaya dengan adanya ghaib.

      Nuwun,

  • steff_2007 mengatakan:

    Salam Kenal Ki…

    Nama Saya : Dwiyono Prihianto
    Lahir 05 11 1975
    Dan saat istri saya sedang hamil anak pertama.

    Sebelum th 2000 saya pernah datang ke tempat2 paranormal utk mendptkan ilmu kebal dll (susuk, sikep, sabuk, pengasihan dll). Krn pada saat itu saya kayak org bingung&kyk org stress akibat putus cinta+putus kuliah :)).
    Pada akhirnya th 2000 saya lepas & buang semua jimat dll dg bimbingan rohaniwan. dan disitu saya mulai mendalami suatu agama.
    Th 2003 saya bekerja di Jkt, disitu saya mulai jenuh. sebab saya merasa masih gak bahagia dlm hidup (meskipun saya sdh mendptkan pekerjaan+penghasilan).
    Dan saya jg mengalami suatu kejenuhan dlm mengikuti ajaran agama tsb (saya hanya merasa, batin saya bahagia jika dlm pertemuan2 acara ke agamaan tsb, saya merasa kosong stlh pulang ke kos).
    Akhirnya melalui teman saya mengikuti & belajar suatu teknik meditasi.
    Seiring dlm mempelajari meditasi tsb, saya berkenalan dg seorg kawan baru.
    yang akhirnya stlh ngobrol2, ternyata dia seorng paranormal muda (berusia kurang lbh 25-27th).
    Pada awal perkenalan dia, mempunyai maksud ingin mjdkan saya sbg muridnya.
    Dan saya menolaknya krn saya pernah terjun (meskipun ga belajar, cuma sbg user dr brg gaib2 spt susuk, sabuk,keris dll).
    Dan dia slalu bilang bhw di dlm tubuh saya msh kotor (msh ada gaib-nya) dan katanya hrs dibersihkan.
    Dan dia membantu membersihkan, bahkan membantu utk menghub dg leluhur saya (agar saya dibimbing leluhur saya).
    Belakangan kami hunting batu2 akik di penjual/toko2 yg jual batu akik, yg tentunya batu tsb hrs memiliki energi gaib (tentunya mesti dipilih dulu apakah cocok buat saya), kadang saya disuruh memilih sendiri.
    Yang jadi pertanyaan saya:
    1. Apakah mmg benar badan saya msh ada gaib yg mengikuti saya?
    2. Apakah dg meng-akses ke leluhur bisa berdampak buruk thd keluarga saya?
    3. Apakah batu2 semacam akik dll memiliki energi gaib yg baik thd pemakainya, apakah ada dampak buruk buat keluarga. Sebab istri saya slalu marah2 dan menunjukkan anti pati-nya thd kawan saya tsb (pdhl istri saya blum pernah saya perkenalkan dg kawan saya tsb; saya cuma cerita2 aja mengenai kawan baru saya tsb).
    4. Saya sering diberi dan bbrp ada yg hrs dimaharin batu2 akik, kuku macan yg katanya brg tsb berguna buat saya (apakah betul?)
    5. Mengapa saya merasa pusing, jika ke toko2 yg jual batu2 akik dll (apakah itu semacam kepekaan tertentu krn batu tsb mengandung energi gaib??)
    6. Karena saya suka batu2 mulia&semi mulia, belakangan saya ketemuan ama teman sma saya, ternyata dia hobi batu2, akhirnya saya diberi sebuah batu safir. Anehnya waktu memegang batu tsb kepala saya merasa pusing & ada beban menghimpit di dada (apakah hal ini kejadian yg baik??).
    7. Sebetulnya apa yg terjadi thd saya, mengapa saya slalu merasa ga bahagia yah (kadang merasa kesepian)?
    8. Sdh bekerja selama 5-6th saat ini saya juga merasa pekerjaan & pendpt mandeg (ga naik2 :)). Apakah ada solusi Ki?
    9. Saya suka spiritual, teman saya menyarankan kalo mau belajar mengenai spiritual belajarlah ama org yg lbh tua (ilmu, usia, pengalaman), agar saya mendptkan sesuatu 🙂

    Terimakasih Ki.

    Salam kenal,
    Dwi

    • Ki UmarJogja mengatakan:

      Salam pamuji rahayu,

      Selama anda belum bisa menemukan jati diri, akan sulit untuk bahagia dalam menempuh perjalanan hidup anda. Sebaiknya tinggalkan ilmu-ilmu ghaib semacam itu. Ilmu hikmah yang baik adalah yang bisa membuat anda semakin mengerti tentang diri pribadi, hingga akhirnya bisa menuntun anda mengenal Yang Maha Kuasa.

      Sang penuntun / pembimbing spiritual setiap diri manusia bukanlah leluhur yang biasa diartikan sebagai ruh leluhur yang telah meninggal dunia. Boleh saja anda mengikuti wejangan leluhur, tetapi ingatlah pada dasarnya setiap diri manusia disertai sang Guru Sejati masing-masing. Itulah sang penuntun yang sejati.

      Boleh saja tertarik dengan batu, tetapi murnikan dulu pemahaman anda tentang benda bertuah. Semoga jalan spiritual anda lebih terbuka lebar.

      Nuwun,

  • r1ph mengatakan:

    Assalamualaikum,,

    maaf mengganggu waktu istirahat guru,,
    saya mau tanya, selain dengan terawangan bagaimana cara mengetahui/ menguji jika didalam tubuh terdapat intensitas khodam? lalu bagaimana untuk membersihkannya?

    oh iya kmarin saya sedang ngobrol2 sama bapak teman saya, nah ditengah obrolan tiba2 seperti tergambar seorang kakek2 bertongkat, tapi saya diam saja, apakah itu khodam miliknya atau apa ya? saya bingung juga knapa tiba2 muncul gambaran tersebut

    wassalam.

    • Ki UmarJogja mengatakan:

      Wa alaikum salam wrwb

      Ilmu terawangan tidak selalu benar. Namanya saja “menerawang”, terkesan samar-samar.

      Segala amalan ilmu beserta efek ghaib (berupa fenomena ghaib / kesaktian / kejadian diluar adat kebiasaan dan semacamnya) yang tidak membuat pengamalnya semakin dekat dengan Tuhan YME maka bisa dipastikan terdapat intensitas khodam dalam dirinya.

      Cara membersihkannya adalah tekun istighfar, baik secara lisan maupun tingkahlaku. InsyaAllah pandangan batin semakin jernih, seperti sebuah cermin kaca yang bersih mampu memantulkan bayangan apapun yang ada didepannya. Seperti kejadian yang anda alami dihadapan teman ayah anda itu.

      Nuwun,

  • zero mengatakan:

    Kenapa bpk tidak membantunya waktu diminta pertolongan dari orang yg membutuhkan bantuan kiai???

    Anda masih tega membiarkan tetangga anda sendiri menderita sampai sepuluh hari ia diserang oleh energi jelek itu?

    katanya bpk sakti? sampai ada blog ini. Sy meragukan kepintaran bpk sekarang

    • Ki UmarJogja mengatakan:

      Salam,

      Manja sekali. Hahaha…
      Seperti seorang anak kecil yang baru belajar berjalan, lalu jatuh. Seorang ibu tidak begitu saja membantunya berdiri. Akan dibiarkan dulu anaknya berusaha bangkit sendiri. Bila memang tidak bisa barulah sang ibu turun-tangan. Begitulah pendidikan di alam ini.

      Sama juga dengan kejadian diatas. Berjalan saja belum mampu sudah ingin berlari ! Mengenal ghaib saja belum mampu, sudah banyak tingkah bermain-main dengan ghaib! Ketika terjadi sesuatu, mengiba-iba pertolongan kepada orang lain. Lagipula saya pandang ada orang yang lebih bertanggungjawab untuk menutup kasus itu. Berani memulai, harus berani menyelesaikan. Berani mengundang ghaib, juga harus berani untuk memulangkannya! Itu menjadi pelajaran berharga baginya dan bagi diri anda semua untuk mawas diri dan tidak SOK TAHU tentang dunia lain yang masih asing !

      Apakah dengan adanya blog ini itu berarti saya sakti?? Hehe…Anda salah mengira tentang diri saya dan blog RasaSejati ini. Saya hanya orang biasa, makan, minum, tidur, bekerja, tiada beda dengan orang pada umumnya. Hehehe…

      Nuwun,

  • Deri mengatakan:

    Setuju Guru!
    Eh tapi, dulu saya juga mengira guru orang sakti yg bisa membantu saya utk mengembalikan si pujaan hati saya itu loh(si R)… Hehehe ^_^

    Hmmm.. Ini Guru, tentang konsekuensi gaib, kamar kost saya koq rasanya panas bgt yah.. Saya bedakan dgn kos disebelah gk sepanas dgn kamar kos saya, apa kah ada hubungan dgn amalan yg sering saya amalkan didalam kamar kos sya itu ki..? Saya juga menyediakan kamar utk sarana ritual, tidak dibuat dgn nuansa mistik sih, hanya saja kamarnya saya kosongkan… Tapi juga sering sya bolak balik(di isi lagi), kalau orang tua/sanak saudara main ke kost utk menginap barang satu atau dua malam…

  • Mas Darsono mengatakan:

    ki mau tanya saat aku pergi ke rumah temanku aku lihat pusaka kecil dari kalimantan aku suka sekali bentuknya bagus dan sarungnya warna yang bagus trus aku pinjam aku buka dalamnya masih bersih dan terawat aku bilang pada pemiliknya ini tak mintanya aku senang bentuknya dan yang punya bilang yoo nanti tak bilangkan pada adik tapi setelah aku lihat kaya ada saluran panas di dadaku ini apa sebabnya Ki mohon penjelasan

    • Ki UmarJogja mengatakan:

      Kontak batin dengan benda pusaka memang bisa terjadi. Sensasi yang dirasakan bisa seperti yang anda alami itu. Misalnya panas, dingin, kesetrum, getar dan sebagainya. Bisa jadi pusaka tersebut mengandung Khodam.

      Nuwun,

  • Muh. Safar mengatakan:

    Aswb. Sugeng Ambal Warso Bopo Guru, Saya mau tanya, dulu akhir tahun 1997 waktu masih pengantin baru ada peristiwa yang tidak bisa Saya lupakan. Pada malam Jumat kurang lebih menjelang Subuh, istri Saya selepas tahajud wiridan sambil nunggu waktu Subuh tiba. Di rumah kontrakan Saya tidak ada deknya, jadi atap seng langsung kelihatan, kalau kamar dikuncipun bisa manjat masuk dalam kamar. Ketika itu istri Saya melihat Saya manjat di atas pintu karena pintu terkunci dan istri Saya bilang kala mau masuk kamar jangan manjat, minta dibukakan pintu saja. Akhirnya Saya turun di luar pintu dan istri saya buka pintu kamar, tetapi ketika pintu dibuka tidak ada siapa-siapa padahal istri saya tadinya benar-benar melihat perwujudan Saya yang pakai gamis. Memang pada malam itu Saya i’tikaf di masjid. Istri saya baru ingat kalau saya i’tikaf di masjid jadi ketakutan. Kata guru Saya yang dulu, itu adalah jin yang mau ikut Saya karena amalan-amalan hikmah yang Saya ikuti, akhirnya Saya diberi petunjuk agar jin tersebut tidak ikut Saya, karena cepat atau lambat akan membahayakan keimanan. Yang Saya mau tanyakan apakah bila Saya mengamalkan keilmuan di Rasa Sejati juga akan ada konsekuensi yang katakanlah mirip? Insya Allah segala konsekuesi akan saya hadapi dengan ikhlas. Mohon petunjuk dari Bopo Guru atau sharing rekan-rekan yang lebih berpengalaman.

    • Muh. Safar mengatakan:

      Walaaah ngapunten, maksdud kulo Sugeng Siang kok malah Ambal Warso (hari jadi)

    • Ki UmarJogja mengatakan:

      Wa alaikum slam wrwb

      Iya, hampir mirip. Khodam JIN bisa datang kepada siapa saja, terutama para pejalan spiritual. Untuk menggoda & memalingkan iman dari Tuhan YME. Saya kira semua pejalan spiritual akan selalu dihadapkan dengan ujian dari bangsa Ghaib / Khodam (JIN). Bahkan wali selevel Syech Abdul Qodir Jaelany pun pernah mengalami ujian & cobaan ini. Maka saya selalu mewanti-wanti agar anda semua waspada, tidak mudah terbuai bujuk rayu / tidak perlu bersekutu dengan JIN. Artinya bersekutu ada unsur perjanjian.

      Nuwun,

  • cucan maryadi mengatakan:

    Ass…
    perkenalkan saya cucan maryadi lhr 23 des 86 saya asli jakarta. saya memiliki mertua (alm) yg bisa narik benda2 pusaka samapi saat ini saya masih menyimpan beberapa benda seperti batu dan keris. setahu saya barang tarikan tersebut pasti berkhodam dan saya juga tertarik untuk menyimpan benda pusaka peninggalan beliau. yg saya mau tanyakan apa boleh saya menyimpanya? jika saya menyimpanya apakah akan ada efeknya?

    • Ki UmarJogja mengatakan:

      Wa alaikum salam wrwb

      Tentu anda efeknya. Segala hal yang berhubungan dengan ghaib selalu ada konsekuensinya.
      Khusus untuk diri anda sebaiknya hindari menyimpan atau memakai pusaka/ajimat/asesoris dari jenis bebatuan dan logam (keris). Lebih selaras dengan yang berbahan kayu dan dari binatang seperti (kulit, kuku atau semacamnya).

      Semoga bermanfaat.

  • Tionnasu mengatakan:

    Assalamu’alaikum,Ki. Mw nanyak ni.
    Sy punya tanduk Rusa hasil buruan di hutan. Apkh tnduk rusa tsbt ada tuahnya klw di pajang di dlm ruma?
    Mohon pencerahannya Ki. Trima kasih. Wassalam.

  • anto mengatakan:

    Sy sering mengamalkan amalan dari seseorang. waktu kecil dapat amalan asmaul husna ya hayyu ya qayum, lalu praktek amalan2 dari buku, selanjutnya sy mendapat cobaan mulai tahun 2000-an sampai sekarang. sy sdh berobat kemana2 medis maupun nonmedis. terakhir sy diminta untuk baca laila haillalloh sesering mungkin. dengan orang yg berbeda sy diminta sering baca sholawat nabi minimal 100 kali dan amalan2 dari orang lain.

    karena sy dapat cobaaan (sakit sewaktu2) membuat sy semakin tekun mempraktekkan asmaul husna yang lain sesuai yg ada di buku. misal pernah baca Allah 5 ribu kali berturut-turut tengah malam. pernah sedikit mempraktekan tarekat Abdul Qadir Jaelani (buku terjemahan).
    pernah baca la illa ha illalloh berturut2 tengah malam.

    sebetulnya tidak hanya cobaan sj yg membuat sy semakin tekun tapi juga kehausan sy utk memperbanyak ibadah kepada Alloh dan juga bila sedang ada masalah dengan orang lain. tapi cobaan tersebut pernah membuat sy sedikit putus asa. Seiring waktu terutama setelah mendapat cobaan (sakit) dan semakin tekun mengamalkan sy mendapatkan kejadian2 aneh baik melalui mata, pikiran dan pendengaran.

    Pada waktu sy berkunjung ke seseorang sy diberi nasehat untuk ritual mandi dan sy juga mepraktekkan bacaan2 di atas baik dari orang maupun dari buku. kenapa sy jadi mempraktekan begitu byk amalan salah satunya ingin kesembuhan dari penyakit saya tapi sampai sekarang belum sembuh2. dan sekarang sy pasrah…

    Kejadian saat ini adalah pendengaran. pertama kali mendengar kaget sekali suara menirukan apa yang saya ucapkan dari membaca surat yasin, Allah, la illa ha illalloh, dst. tetapi yang sering adalah bacaan la illa ha illaloh meskipun sy tidak lagi mengucapkan. suara itu bergemuruh kadang dari kejauhan kadang di langit, kadang di sekitar sy dan kadang di hati. Sekarang yg sy rasakan sering ada di hati, dua, orang tua karena suaranya berat dan yg sering suara kecil melengking spt anak namun tidak mirip suaranya dengan anak-anak.

    Ki mohon bantuannya… moga bantuan Ki dapat balasan dari Allah SWT. dan jika tidak keberatan moga sy bisa konsultasi dengan KI Umar. terima kasih.

    • Ki UmarJogja mengatakan:

      Salam

      Ini berhubungan dengan pembelajaran ilmu hikmah anda dulu. Efek konsekuensi ghaib. Menurut saya, sebaiknya hentikan amalan-amalan ilmu hikmah tersebut terutama yang dari ijazah buku. Jika anda hendak berdzikir cukup lafalkan istighfar sebanyak-banyak, itu saja tidak ada amalan yang lain.

      Kedua, bersedekahlah. Semoga kehidupan anda lekas membaik.

  • Mico Chevy mengatakan:

    Assalamu alaikum
    Ki….mau tanya apakah ada doa atau wirid supaya terhindar dari khodam/jin karena saya ada sedikit masalah berkaitan dengan hal tersebut, yakni saya dan beberapa teman lagi cari modal usaha, ada iklan bisa membantu hal tersebut dgn syarat bayar mahar sudah kita berikan tapi harus bayar lagi utk penyempurnaan. kami sdh tidak ada uang lagi. beliaunya marah dan mengancam akan menghancurkan kehidupan keluarga kami. mohon saran apa yang harus kami lakukan ki?…….semoga Ki Umar selalu senantiasa dalam lindunganNya. terima kasih atas perhatiannya.

    • Ki UmarJogja mengatakan:

      Salam

      Sepertinya anda terjebak dalam premanisme paranormal.
      Amalkan Doa penjagaan / keselamatan, bangun sikap optimis dan positif thinking, jauhi segala hal yang berhubungan dengan iming-iming iklan pesugihan / uang balik / dana ghaib dan semacamnya. Kembalilah kepada akal pikiran sehat anda. Niscaya apa yang mereka ancamkan tidak membawa efek apapun dalam kehidupan anda sekeluarga.

      Nuwun

  • Abu Syifa mengatakan:

    Assalamualaikum wr wb

    Salam hormat Ki, kakek saya pernah menyimpan benda-benda semacam keris dan batu. Diantaranya ada yang bersejarah, dan pemiliknya adalah buyut saya. Suatu hari saya bermaksud untuk memberikan benda-benda tersebut kepada kawan saya yang lebih mengerti soal ghaib. Namun ada sebuah keris yang tidak mau diambil olehnya, menurutnya keris tersebut adalah warisan dari leluhur/buyut saya. Dan saya diminta untuk merawatnya dengan mengolesi minyak wangi, ataupun memandikan nya ketika malam 1 muharam. Saya merasa khawatir ada energi negatif yang tersimpan di dalam benda tersebut, saya mohon bantuan Ki Umar bagaimana caranya supaya benda bersejarah tersebut bisa saya simpan, namun bersih dari kekuatan ghaib. Terima kasih sebelum nya.

    Wassalamualaikum wr wb.
    Abu Syifa

    • Ki UmarJogja mengatakan:

      Wa alaikum salam wrwb

      Selama benda pusaka diperlakukan dengan sewajarnya layaknya benda kuno, tidak diagung-agungkan secara berlebihan, maka energinya akan memancarkan daya postif.

      Untuk membersihkannya anda dapat meminta bantuan orang yang ahli. Lalu cukup disimpan di tempat yang aman dan terbuka, jangan disimpan ditempat tertutup (almari). Jangan diberi bunga-bunga, sebab hanya akan merusak warangka dan bilah keris (pembusukan). Dengan demikian keris tidak mudah rusak dan tetap dapat dinikmati keindahannya.

      Nuwun

  • teguh santoso mengatakan:

    setuju untuk nguri 2 budyo jawikang adiluhung bukan untuk mnegalab apapun dari benda tersebut.

  • IIFTHEA mengatakan:

    Ass. ki, saya sangat senang kajian-2 yg ada diblok ini mudah2an saya juga dapat menjadi pewaris dr ki. umar, ki saya mau tanya pd tiap malam jum’at kami kan mengadakan pengajian dirumah nah pd mlm jum’at yg lalu ada jemaah yg katanya perasaannya melihat ada babi warnanya merah dan dikawal oleh dua makhluk bertanduk tp nggak bisa msk rmh…. jd mohon pencerahannya apa itu ki. artinya…… sebelunya saya mhn maaf jk kurang sopan dan terima kasih sebelumnya

    • Ki UmarJogja mengatakan:

      Boleh jadi itu penampakan dari bangsa JIN yang kebetulan berkeliaran di daerah anda. Terus istiqomah dalam menggelar pengajian, semoga rumah dan kampung anda senantiasa dijauhkan dari bala atas berkat lindungan Allah ta’ala.

  • riuh mengatakan:

    assalamualaikum,mau tanya ki,beberapa saat yg lalu saya bermimpi ada sebuah cincin bermata batu hijau belafazkan “muhammad” datang kpd saya,,,saya merasa itu cincin ingin mewujud tapi saya tidak tahu cara utk mewujudkannya,sampai sekarang saya terus seperti dibisiki agar segera mewujudkan benda tsb,apa aki bisa bantu saya sekiranya ada amalan yg bisa saya lakukan utk mewujudkannya,terimakasih.

    • Ki UmarJogja mengatakan:

      Salam

      Saya pernah mendengar fadhilah Hizib Nawawi, kata para pengamalnya (santri Gus Arif Magelang) bahwa salahsatunya berfaidah dapat menarik benda-benda pusaka. Tatacara cukup diwiridkan dengan istiqomah, nanti benda mewujud (materialisasi) sendiri.

  • Lestari mengatakan:

    Assalamualaikum,
    Mudh2an Allah m’mdahkn sgl urusan kng umar.
    Demi m’jg aib s’seorg,
    Sya crt sngkat yg kang.
    B’brp thun yg lalu
    Sy prnh bljr ilmu ghaib,
    Tp yg sy rsakn bwaany dmam n srg psing bgt..
    Trkhr pas dah trma ijazah klz 3 MA,
    Sy mlai m’hndri kmunikasi,
    Krn cr blajrny krang s’suai di akal.
    Smpai s’t ni sy slsai kuliah tdk ad kmunikasi.
    Lgian abg it dah nikah,
    Jd M’jg keutuhan mrk.
    Yg sy tnyakan,
    Ada dua btu cincin ditagan sya.
    Dksh abg it dlu,
    Sy ingin m’buangnya,
    Tp gk tau dmana hruz sy buang kng?

  • kadar mengatakan:

    Assalamu alaikum,..saya tertarik wejangan dari Ki Umar,…Dunia ini hanya Tipuan semata,…





%d blogger menyukai ini: