Kajian ASMA’ SIRR 2


JALAN MA’RIFATULLAH

*

Ma’rifatullah sulit didefinisikan, secara sederhana ma’rifatullah dapat diartikan : mengenal Allah. Namun ma’rifatullah tidak hanya sekedar tahu (to know), melainkan juga harus memahami (to understand), menghayati (to perceive), meyakini (to believe firmly in) dan mengamalkan (to apply). Ma’rifatullah itu adalah ilmu sekaligus ngelmu. “Ngelmu” (bahasa Jawa) artinya pengetahuan yang memiliki unsur penghayatan, keyakinan dan pengamalan, berbeda dengan “ilmu” yang diartikan sekedar cukup dibaca dan diketahui. Ungkapan Jawa “Ngelmu iku kelakon kanthi laku” (“ngelmu” itu dapat terwujud apabila diamalkan) itu berarti bahwa “ngelmu” tidak cukup hanya diketahui, melainkan juga harus dihayati dengan baik, diyakini dengan mantap dan diamalkan dengan tekun.

Ma’rifatullah atau “mengenal Allah” wajib hukumnya bagi setiap orang. Setiap insan harus mengenal Sang Penciptanya. Sumber dan muara dari segala yang ada. Beragama tanpa mengenal Robbnya ibarat berlayar tak tahu hendak kemana. Ibarat berkelana tak tahu sekarang dimana. Ibarat merantau di alam dunia tak tahu mencari siapa. Maka mengenal Allah merupakan rukun iman pertama, yang memiliki kedudukan yang tinggi.

Sebelum anda menegakan sholat, puasa, zakat dan haji terlebih dulu bersyahadat. Syahadat yang artinya kesaksian, adalah titik awal ma’rifatullah. Namun tidak semua orang yang bersaksi (syahadat) mengerti yang dipersaksikannya (di-syahadati). Pada suatu hari seorang santri sedang melangsungkan hajatan pernikahan. Pada saat akan akad nikah, Sang kyai berkata : “aku ingin cucuku yang berusia 7 tahun ini menjadi saksi dalam akad nikah ini!” tentu saja segenap orang tua yang hadir di majelis akad nikah kaget dan keberatan dengan usulan tersebut, namun sang Kyai tetap ngotot. “Mengapa tidak boleh? Cucuku ini sudah menjalankan sholat dan bisa baca Quran.” tambahnya. “Tapi kyai, meskipun begitu, tetap saja dia masih terlalu kecil untuk dijadikan saksi, ia belum mengerti apa yang sedang sejatinya ia persaksikan dalam akad nikah ini, bagaimana mungkin dijadikan saksi!” sanggah para orang tua. Lalu sang kyai menjawab : ”sebenarnya begitu juga keadaan kalian, setiap hari mengucap Syahadat (kesaksian) namun sejatinya tidak tahu apa yang sedang dipersaksikan (disyahadati)”. Begitulah sang kyai pagi itu sebenarnya hanya hendak memberi sebuah pelajaran (hikmah)  kepada para jama’ahnya.

Ma’rifatullah atau “mengenal Allah” adalah fondasi agama. Adalah jalan menuju Allah ta’ala. Adalah tujuan dalam hidup manusia. Maka ma’rifatullah (mengenal Allah) adalah titik awal dan titik akhir bagi insan beragama. Oleh sebab itu tidaklah tepat bila ada ungkapan : “jangan mengajarkan ma’rifat sebelum murid belum benar-benar menjalani syariat, hakikat, toriqot”. Ma’rifat adalah titik awal dan titik akhir. Sebelum seorang hamba menjalankan syariat, tarikat dan hakikat ia harus tahu dulu siapakah Robbnya (ber-ma’rifatullah / mengenal Tuhannya). Begitupula saat menjalankan syariat, tarikat dan mendalami hakikat semua tetap difokuskan ke jalan ma’rifatullah.

Ada pula orang yang beranggapan bahwa iman, syariat, tarekot, hakikat, ma’rifat digambarkan seperti sebuah jenjang anak tangga. Syariat diposisikan ada pada anak tangga bawah, setelah menjalani syariat kemudian naik ke tangga tarekot, lalu naik ke hakikat lalu tangga ma’rifat. Akhirnya ada anggapan bila sudah sampai tangga hakikat dan ma’rifat lalu boleh meninggalkan tangga syariat (sholat, puasa dan hukum syariat lainnya). Sesungguhnya tidak ada ajaran semacam itu dalam jalan menuju ma’rifatullah.

Empat Dimensi Menuju Ma’rifat

Mencapai ma’rifat bisa melalui empat dimensi. Dimensi pertama memiliki dasar iman yang kuat. Dimensi kedua adalah menjalankan hukum syariat. Dimensi ketiga ditempuh dengan ajaran tarekat. Dimensi keempat mampu menggali hakikat. Keempatnya berjalan seiring bersama-sama, berjalan serempak, saling mendukung, membantu dan bekerja sama. Menuju puncaknya ma’rifatullah. Maka bangunan ma’rifat diibaratkan bangunan piramid.

Iman tergelar sebagai dasar (pondasi) piramida. Sebagai fundamen ma’rifatullah, tanpa iman tak akan mungkin mengenal Tuhan.
Syariat pilar pelaksana hukum agama. Hukum syariat merupakan tiang agama, jalankan perintah dan jauhi laranganNYA.
Thariqat pilar pencari jalan yang bersih. Sebagai upaya pembersih kalbu dari kotoran hawa nafsu.
Dimensi hakikat penggali inti ajaran yang jernih. Membahas tuntas inti masalah yang mendasari semua ajaran ma’rifatullah.
Masing-masing dimensi tidak berdiri sendiri-sendiri, keempatnya erat berkait, dan dilakukan bersama-sama. Persis seperti sedang menata batubata untuk membangun bangunan piramida. Sehingga tidak ada ajaran bila seorang kyai sudah ma’rifatullah kemudian boleh meninggalkan syariat. Sungguh itu jauh dari kebenaran jalan ma’rifatullah.

Pada hakekatnya tiada yang mengenal Allah kecuali hanya Allah sendiri. Pengenalan kepada Allah merupakan rahmat yang dilimpahkan kepada seluruh umat.

***

Ki UmarJogja
www.rasasejati.org
Daftar pustaka : Jalan Lurus Menuju Ma’rifat, H. Tohari. Syech Siti Jenar, A.Chodjim. Suluk Wujil-Sunang Bonang.




You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. Both comments and pings are currently closed.

48 komentar di “Kajian ASMA’ SIRR 2

  • deddy mengatakan:

    alhamdulilla setelah saya mengamalkan asma sirr beberapa bulan,kadan2 pikiran yang terbesit di kepala saya jadi sebuah kenyataan,
    seperti akan mati lampu,kecelakaan dan lain-lain.
    ki umar,bagaimana membedakan kata hati yang benar dan yang ssalah ?

    • cahangon17 mengatakan:

      boleh nanya mas deddy,
      yg panjengan maksudkan berpikir dulu baru kemudian peristiwa itu terjadi atau sebelum peristiwa terjadi anda seolah-olah sudah diberitahu dulu akan ada sesuatu?
      bila yg pertama yg terjadi berarti panjengan sudah masuk tataran “Aku Sesuai Sangkaan Hamba Ku” (sabdo jadi), tapi apabila yang kedua yang terjadi panjengan sudah masuk dalam ‘weruh sedurunge winarah’. wow..keren. hebat mas. saya malah belum bisa sampai situ, paling banter pesan melalui mimpi. misalnya,dalam mimpi kedatangan tamu teman lama, membawa mobil. siangnya bener-bener terjadi, teman lama itu datang ke rumah membawa mobil perisis sama dg mobil yg ada dalam mimpi. salam.

    • Ki UmarJogja mengatakan:

      Salam

      Secara umum kata hati nurani selalu memberi rasa tentram & ikhlas dalam hati. Sebaliknya bisikan hawa nafsu selalu menimbulkan sifat riya, pamer, ingin dipuji dan sombong.

      Pada hakekatnya sebuah kebenaran hanya gusti Allah yang maha tahu. Apa yang kita anggap benar & baik boleh jadi salah / buruk dalam pandangan Allah, begitu pula sebaliknya. Maka hati yang selalu disiram dengan dzikir dan doa membawa harapan bahwa apa yang nantinya terbesit dalam hati merupakan suatu hidayah dariNYA, bukan dari bisikan hawa nafsu & setan.

      Nuwun

  • Nur_aiman. Aa mengatakan:

    Ijin ikut nyimak Guru, alhamdulillah…. Nambah pemahaman,.. Inilah fungsinya seseorang harus belajr di dampingi se’orang Guru / mursyid, agr pemahaman nya tidak sesat…

    Saya dari kecil tidak punya guru spirituall,..
    Guru saya hanya guru sekolah umum, tetangga, orang tua,.. Tapi ketika saya sendiri, selesai sholat, saya kadg2 sering mendapatkan suatu pemahaman2 yang sepertinya blm pernah di jelaskan oleh guru sekolah umum atw tetangga,.. Yang ingin saya tanyakan, pemahaman tsb sebenarnya suatu Ilham atau buah karya dari suatu lamunan Guru…?? Ya jujur saja, klw amalan ini – itu dulu dulu sih belum punya,..kecuali amalan sholat mungkin….
    Mohon ma’aff…
    Nuwun.

    • Ki UmarJogja mengatakan:

      Pemahaman semacam itu merupakan sebuah petunjuk & dorongan bagi anda agar terus belajar dan mengkaji. Maka dalam ajaran tasawuf segala amaliyah dibalut pengajaran Syariat, Tarekat, Hakikat. Agar amaliyah tidak kaku, tidak terasa asing dan gersang.

      Nuwun

  • Syariful Anwar mengatakan:

    Terima Kasih atas wejangan YTH. Ki Guru Umar….

    Selama ini saya ‘ngelmu’ dari Diri Pribadi, berusaha melakukannya dengan menterjemahkan sifat-sifat Yang Maha Tunggal yg ditempelkan pada Diri Pribadi.

    Menurut Ki Guru Umar, bagaimana cara yang paling efektif dan efisien untuk membedakan rasa, terasa, kerasa, dan merasa agar saya tidak ‘benar’ sendiri?

    Sebesar-besarnya Terima Kasih atas berkenannya memberi petunjuk Ki.

    • Ki UmarJogja mengatakan:

      Taraf RASA adalah yang tersulit dijabarkan dalam kata & kalimat. Lebih baik belajar & mengkaji dari amaliyah / perbuatan / pengalaman ruhani.

      Nuwun

      • Syariful Anwar mengatakan:

        Terima Kasih atas pitunjuknya Ki Guru…
        Saya sangat berbahagia mendapatkan pembimbing Ki Guru Umar.

        Ada perihal yang ingin saya sampaikan kepada Ki Guru.

        Beberapa waktu setelah saya membaca artikel kajian Asma’ Sirr dari rangkaian ijazah dan dari artikel ini, dalam hati saya terbersit keinginan untuk mengamalkannya. Namun, saya mengamalkannya dengan cara: saya meramu (mixing) suara bacaan do’a pembuka hijab + sayyidul istighfar + asma’ sirr dengan metode meditasi audio brainwave yang sebelumnya memang saya praktekkan.

        Dan bukan maksud hati saya lancang mendahului pangestu Ki Guru, saya juga menyampaikan perihal niat saya ini kepada Sedulur yg ada di group facebook untuk mendapatkan pendapat dan sarannya. Setelah itu saya berbulat tekad melaksanakannya dimulai setelah puasa neptu 40 kemaren.

        Saat ini baru saya beranikan diri untuk memohon ijin kepada Ki Guru Umar atas apa yang saya lakukan tersebut. Sekaligus mohon maaf sekiranya ada yang salah dalam hal tatanan pelaksanaanya.

        Demikian Ki Guru, saya mohon bimbingannya.

        Terima Kasih.

  • wawan mengatakan:

    Assalamu’alaykum, salam salim kagem guru Ki Umar Jodja dan sedulur sejati semuanya…

    Alhamdulillah, Angsal obate ati…semoga diberikan ilmu Eling, semoga Gusti Allah memberikan petunjuk, jalan yg lurus, Jalan-nya orang2 di beri Nikmat ..bukan jalannya orang2 yg di murkai….

    Nuwunsewu, hehe guru senang baca karangan Achmad Chodjim ya…saya baru membaca buku Beliau yg berjudul Mistik dan Makrifat Sunan Kalijaga..

    @Kang Angon17..Sementara Rating masih di pegang ilmu pengasihan, sepengetahuanku udah lama banget di pegang ilmu pengasihan…hehehe salam damai sejati kang…

    Matur Nuwun

    • cahangon17 mengatakan:

      mas wanoko pa kabar?
      he..he…jelaslah namanya pengasihan pasti lebih banyak diburu, pengamatan sekilas di blog tetangga juga demikian. jika ada pengijazahan ilmu pengasihan, komentar per pagenya bisa ratusan, 3-4 x lipat, pengasihan emang mantabs….
      btw, Hizib malaikatnya gmn mas? mbok yo sharing ke kita-kita ini yg lg belajar. Ditunggu yo mas. salam damai juga…..

    • Ki UmarJogja mengatakan:

      Wa alaikum salam wrwb

      – Beberapa tahun yang lalu ada seorang siswa yang memberi hadiah buku Achmad C kepada saya. Isinya cukup bagus.

      – Rating Views tertinggi ada Ilmu Pengasihan dan Wirid Kerejekian. Rating post Coment tertinggi di Asma Sirr.

  • wawan mengatakan:

    Salam, KangAngon17…Alhamdulillah baik, semoga begitu juga dgn panjenengan Insya Allah, Rahmat Kasih Sayang Gusti Allah selalu menyertai panjenengan sekeluargo…

    Hijib malaikat…?? hihihi sama, saya jg msh belajar kang…tanggapan guru tentang saya share Kalimatul izz hanya menyemangati saya kang..biar lebih konsen dan tekun dalam mengamalkan ke ilmuan….

    Matur nuwun

    • cahangon17 mengatakan:

      Mksih doanya mas wanoko. kita saling mendoakan, donga-dinonga. Slamet dunyo lan aherate, turahane duit sing akeh. he..he….
      regarding kalimatul izz memang kategori sinengker ya mas.
      kalau mas wanoko sampe merasakan sinar-sinar yang keluar dari tubuh menurut saya adalah bukti pondasi spiritual panjenengan sampun sae, tanpa butuh waktu lama ilmu itu sudah manjing, merasuk. keren loh mas…
      oy, saya pernah mengalami hal aneh. niat hati hanya ingin menghapal kizz krn setelah wirid harian selesai jam 2 malam blum ngantuk juga. kalau menghapal suatu amalan saya biasanya membacanya agak keras dan terus berulang-ulang. mungkin baru sekitar 7x ulangan tiba tiba terdengar suara brisik gedebak-gedebuk, datangnya dari arah kamar mandi, kayak orang mbanting ember sama gayung. cukup lama suara brisik itu, malah sayup-sayup terdengar suara kaya orang nggereng….grrrr…gitu. ahirnya saya pelankankan dan kecilkan volume suara saya, suara brisik itu hilang dengan sendirinya. karena penasaran saya coba tengok kamar mandi, nge-cek. tidak ada yang aneh, ember dan gayung tidak berpindah tempat, tidak ada yang pecah. cuman herannya sabun mandi yang baru beli, baru dipake 1x hilang tanpa bekas. ckk..kk..aneh juga pikirku. sopo sing nggondol? demitkah? mosok demit seneng mbek lagune jaja miharja, cinta sabun mandi…ha..ha…
      tapi tek pikir-pikir lagi bisa jadi itu mahluk halus yang merasa nggak nyaman mendengar bacaan kizz, meskipun niatku hanya untuk menghapalkan. yo ngono mas wanoko…sori jadi ngelantur. salam damai. salam peseduluran. nuwun. (nb. comment adhi salaka jangan ditanggapin, itu saudara saya juga 🙂 )

      • wawan mengatakan:

        salam mas adhi salaka lan kang angon17….diguyu rek sama mas adhi salaka…jd maluu, mhn maaf ya kang klu ada lepat/salah dalam berkata…mgkn, sinar itu muncul krn terlalu berat tahan napas kali yaa jd seperti kunang-kunang gitu…hehe

        Rahayu..Rahayu…salam damai kang mas semua…

        Nuwun

  • deddy mengatakan:

    cah angon : saya ini belum apa-apa mas.emang saya menekuni dunia ini sejak smp kelas 1 dan belajar pada kakek saya.tapi namanya pemuda masih ada goncangan jiwa dan emosi.
    begini,saa kadan2g2 terbesit pikiran akan mati lampu,eh ternyata gak ada satu menit mati lampu beneran.trus wajktu saya kuliah,besok akan ulangan,tapi perasaan pas subuh saya mikir gak jadi ulangan,eh ternyata gak jadi.trus saya kadang merasa merasakan energi yang sangat besar jika sehabis mewiridkan wirid harian.hati say tenag dan pengen selalu tersenyum.makasih yaki umar 🙂

  • deddy mengatakan:

    ki umar terimakasih.berkat wirid harian saya rasakan banyak perubahan terutama dalam hal semngat hidup.saya merasa saya punya energi yang sangat kuat untuk optimis dalam menjalani hidup.

  • daud mengatakan:

    assalamu’alaikum wr. wb.

    cuma mau ngasih comment sedikit…sebenarnya ada apa di blog ini? baru kepikiran tentang asma sirr, apa bisa untuk tarik hujan, lalu muncul di blog, “kegiatan mohon hujan” september lalu, trus kepikiran lagi tentang syahadat dan perjanjian setiap ruh kepada sang pencipta, muncul lagi di blog, “kajian asma sirr 2” oktober ini, seandainya besok kepikiran lagi ……. lalu muncul lagi di blog ……..

    mantabb. ijin nyimak ki. lanjutkan…

  • W. Hidayat mengatakan:

    Assalamualaikum Wr. Wb.
    Ki, saya udah kirim email tp belum dapat balasan hehe.. (maunya minta scan diri apakah diri ini udah siap atau belum). Sementara ini saya hanya menghafal Asma Siir, dan lagi belajar menghafal pembuka hijab..
    Oya Ki saya mau tanya suatu tempat yang bentuknya seperti kubah besar dengan pintu utama yang cukup besar, didalamnya berisi orang2 yang ber-saf2, bersih, bercahaya (kelihatannya sedang tafakur menunggu sesuatu muncul dari pintu utama) kalau gak salah di atas bumi, tempat apakah itu Ki? Mungkin Ki Umar bisa mendefinisikan…
    Maturnuwun sebelumnya..

    • Ki UmarJogja mengatakan:

      Salam

      Mohon maaf saya tidak dapat memberikan komentar sebab saya belum pernah melihatnya sendiri. Mungkin sedulur yang lain ada yang mengetahuinya?

      Nuwun,

  • putra mengatakan:

    Ass.Wr.Wb
    Alhamdulilah ki, bsa ikut mrasakan khasiat asma sir dan amalan dri rasa sejati.Walau masih sdikit tp Subhanallah khasiatnya..

    Apa setiap amalan pnya rasa energi berbeda beda di hati?Maap ki,kdang ada terasa bongkahan es di hati sejuk dan dingin bgt itu apa berbahaya ki.ada juga seperi putaran energi hangat tp hangat disekeiling tubuh terasa ada kyak bunyi terbakar kretek kretek dipembuluh darah tubuh trus ada yg jalan di pembuluh darah jg sprti darah tersumbat mengalir lg…apa itu jg brbahaya ki..

    Apakah hati dibagi2 lg ato ada bagian2 dri hati, ki, ketika dzikir pakai batin, kenapa ada batin kecil laen selain batin yg kita baca bwt dzikir amalan jg ikut berdzikir ki..

    Matur Suwun Bimbingannya kie, Wassalamualaikum Wr Wb

  • teguh mengatakan:

    AssWrWb. Salam sejahtera dan kangen buat guru saya Ki Umar Jogja. Sudah agak lama saya tidak berkunjung ke blog yg mulia ini. Malam ini ada dorongan kuat untuk berkunjung dan ternyata, alhamdulillah, malam ini saya mendapat jawaban atas keingintahuan saya tentang pemahaman ma’rifatullah yg benar dan masuk nalar. Walaupun singkat tapi sangat mengena. Terima kasih atas penjabarannya Ki, semoga Allah Swt membalas kebaikan panjenengan. Wassalam.

  • nur mengatakan:

    asalamualaikum wr wb
    salam sejahtera buat ki umar
    dan para murid rasa sejati
    saya sedang mengikuti dan membaca pembahasan di blog rasa sejati
    dan sungguh pemikiran saya terbuka setelah membaca wejangan wejangan dari ki umar
    saya tertarik ingin mengamalkan dzikir” yang ki umar ijazahkan
    dan saya minta izin untuk mengamalkanya
    matur sembah suwun atas pencerahan pencerahan yang ki umar sampakan melalui blog rasa sejati ini
    wasalamualaikum wr wb.

  • Nur_aiman. Aa mengatakan:

    Sedulur manusia bukan hanya sedulur papat ke 5 pancer,. Tapi ada lagi sedulur yang selalu hadir dan setia menemani kita,… Dan selalu membantu kita mendekatkan diri ke pada Gusti Alloh, ia lah “sedulur sejati”….

    Apakah yang guru maksud sedulur sejati tsb” otak, hati, mata, dan anggota badan yang lain…??
    yang apa bila mereka di rawat dan di hargai, akan selalu senantiasa membantu mendekat’kan diri kita kepada, tujuan utama kita,” Gusti Alloh”…..??
    Mohon ma’af guru, kalau saya Salah…..

  • imam zaenudin mengatakan:

    lalu cara mengetahui bahwa kita mencapai ma’rifatullah gmna?

    • Ki UmarJogja mengatakan:

      Salam

      Pancaran dari makrifatNYA akan mewujud dalam tingkahlaku sehari-hari. Terutama terlihat saat sedang ditimpa badai ujian dan cobaan hidup.

      Nuwun

  • dampingan mengatakan:

    Salam Ki Omar,semoga gusti Allah bersama kita senantiasa.
    Baru saja mengamalkan amalan Sir,saya merasakan ketenteraman yang susah di-katakan.
    Terima Kaseh saya ucapkan pada Tuan Guru Ki Omar atas keikhlasan memberi keilmuan di-blog Rasa Sejati ini.

  • deny mengatakan:

    assalamualaikum
    saya mau berbagi testimoni tntng sirr, beberapa waktu yg lalu saya mulai mengamalkn sirr tiap hbs shlt fardhu, kbtln td sore saya d rumah calon mertua dan sedang turun hujan,kmdian d dlm hati saya membacakan sirr dan alhamdullh beberapa lama kmdian hujanpun reda
    saya lngsng mngucap syukr kpd ALLAH
    yg tlh mmnunjukkn khbtn sirr
    wassalamualaikum

  • La Mone mengatakan:

    Assalamu’alaikum Ki umar yg saya hormati.
    Ijinkan saya bercerita suatu kejadian yg baru saja saya alami.
    Sebenarnya beberapa bln lalu saya pernah mengamalkan Asma Sirr dri Ki Umar tpi entah mengapa kemudian saya berhenti. Mgkn karna saya tdk begitu tertarik dgn ilmu hikmah.

    Kemudian sbelum tdur skitar jam stengah 3 tdi saya sempat mengingat kembali lafal Asma Sirr (skedar untuk tau saya msh hafal ato tdk), saya baca persis tga kali. lalu tiba2 saya melihat ada cahaya yg menutupi seluruh tubuh saya, dan membuat saya tdk lgi sadarkan diri dan serentak itu jga roh saya keluar dari raga (saya merasa leher saya tercekik).

    Tiba2 saya berada disebuah perkampungan, dan saya melihat org2 berteriak dan berlarian. Ternyata sdang berada di lereng selatan Gunung Merapi yg saat itu sedang meletus. Saya melihat daerah tiu sudah tertutup awan panas dan saya berpikir saya tdk mgkn bisa lolos sampai berpikir “ternyata ajalku disini”.

    Sambil berlari saya kembali teringat bacaan Asma Sirr yg barusan saya baca, yg saya baca adlh “Salaamun qaulam mirrabiir-rahiim”, saya membacanya tga kali dan tubuh saya langsung terlempar ke udara.

    Waktu saya berputar2 di udara saya melihat kejadian2 aneh yg sulit saya gambarkan, tpi dalam benak saya bahwa itu adalah suasana di neraka karna saya melihat poros api berputar2.

    Saya berpikir saya akan mati tpi saya teringat kedua org tua saya, raga yg saya tinggalkan dan masalah yg belum saya selesaikan, belum saatnya saya mati dan saya hrs kembali. Akhirnya saya baca kembali lafal “Salaamun qaulam mirrabiir-rahiim”, 3 kali.

    Saya bisa kembali dan saya menemukan diri saya sedang tertidur di kursi sofa kantor tmpat sya tdr. dan anehnya, stelah saya adar saya merasa ada sesuatu, entah hantu ato apa yg berada disekitar saya, dan badan saya merinding gak karuan sehingga saya tdk bisa tdr kembali.
    _____________________________
    Demi Allah yg kepada-Nya tempat saya kembali, saya benar2 mengalami mimpi seperti itu. Yg jelas itu bkn halusinasi atau fatamorgana saya, saya anggap itu mimpi stengah sadar.

    Saya tdk mengerti makna dari mimpi saya ini, mohon pendapat dari Ki umar.

    • Ki UmarJogja mengatakan:

      Wa alaikum salam wrwb

      Pengalaman ruhani yang menarik. Faidah Asma Sirr untuk sarana menembus dimensi alam ghaib. Walaupun masih terjadi dalam kadar sebuah “kebetulan” (tidak disengaja). Tapi hal-hal supranatural yang terjadi karena tanpa faktor kesengajaan itulah yang sebenarnya ingin dikupas lebih dalam oleh paranormal sejati, agar kejadian itu dapat dilakukan berulang-ulang dengan sengaja.

      1. Dari kejadian ini dapat digarisbawahi bahwa kondisi hening / suwung / trance itulah yang memungkinkan terbukanya alam ruhani. Kondisi ini biasa dialami oleh orang awam pada batas antara tidur dan sadar. Sedangkan para spiritualis mengalaminya pada saat meditasi. Disinilah pentingnya berlatih olah jiwa (batin) misalnya dengan seni meditasi / tafakur. Bukan sekedar memperbanyak amalan ilmu (ingat, amalan doa-mantra hanya salah satu dari 3 komponen ilmu ghaib).

      2. Pada dasarnya setiap manusia (apapun ras, suku & agamanya) dikaruniai kesempatan untuk menembus dimensi alam ruhani melalui daya kemampuan indera keenamnya. Asalkan dapat mengkondisikan dirinya dalam gelombang keheningan (suwung) atau trance. Indera keenam dikaruniakan oleh Tuhan kepada setiap orang, seperti halnya karunia panca-indera, maka ilmu indera keenam dan keghaiban pun bersifat universal, dapat dipelajari siapa saja. Atas dasar inilah di RasaSejati siapa saja boleh belajar ngelmu, apapun agamanya.

      3. Amalan doa-mantra apapun itu namanya (Asma, sholawat, hizib, ratib, Aji-mantra dsb) sebenarnya hanya sebuah sarana memohon keselamatan, keberkahan & keberhasilan kepada Tuhan YME, sebab semua dapat terjadi semata-mata bila ada rahmat dari-NYA. Sering saya katakan, doa-mantra apapun dapat didayagunakan untuk sarana menembus dimensi ghaib yang penting diyakini dengan sepenuh hati, terlebih telah didawamkan setiap hari. Yang terpenting bukan hanya doa-mantra atau puasa, tetapi sejauh mana pencapaian kita mendapatkan kondisi keheningan diri.

      4. Kalimat ayat suci yang berbunyi “Salaamun qaulam mirrabiir-rahiim” memang mengandung keberkahan untuk keselamatan diri. Bahkan ada catatan bila dibaca lebih dari seribu kali atau 4444 kali memiliki faedah yang luar biasa.

      5. Semenjak terjadi seperti pengalaman ini, biasanya kepekaan indera akan semakin meningkat. Mungkin telah terjadi loncatan fungsi indera. Bukan hal mustahil jika setelah ini anda akan lebih mudah menangkap sinyal ghaib. Segala gambaran (visi) yang anda lihat dalam sebuah pengalaman ruhani selalu berkaitan dengan diri anda dan sekitar anda, sebagai bahan intropeksi diri. Kita lihat saja perkembangan ruhani anda selanjutnya.

      Nuwun,

  • La Mone mengatakan:

    Membaca poin dmi poin uraian Ki Umar sya merasa seperti telah “dilihat” olh Ki Umar karna justru sya mendapatkan bnyk jawaban dri pertanyaan2 sya walaupun blum sya tanyakan, hehee.

    Sya jg sdh membaca kajian dan komen2 di kolom Asma Sirr, jd memang sungguh luas rahasia keagungan Allah yg terkandung dlm Asma ini.

    Singkat saya, kandungan Asma Sirr ini slit diungkapkan untuk level sya, butuh kontemplasi untuk memahaminya.

    Matur nuwun pencerahannya Ki. Doa sya untuk Ki Umar skluarga.

  • ki purnomo mengatakan:

    Allohu Akbar, saya baru beberapa hari mengamalkan Asma Sir tetapi sudah membuktikan sendiri khasiatnya “ketika saya mau mengantar istri ke bandara hujan turun dengan lebatnya, kemudian saya membaca Asma Sir dengan penuh keikhlasan&meminta pertolongan kepada Alloh SWT supaya hujan disingkirkan dari tempat saya jalan & Masya Alloh 5mnt kemudian hujan berhenti.
    Terima kasih Ki Umar atas amalan yg panjenengan share di blog ini, semoga Alloh membalas kebaikan ki Umar.Amiin.

  • brist mengatakan:

    assalamu’alaikum ki umar
    permisi mau bagi pengalaman dengan asma sirr_

    hari ahad kemarin saya dan rekan kerja pergi ke bengkel utk memperbaiki motor, dari rumah udah grimis kecil2 dan setelah sampai bengkel kemudian hujan deras banget_ dan waktu itu skitar jam 3sore.. karena saya kawatir terlambat pulang saya kemiduan membaca asma sirr 3x dalam hati sambil menatap langit.,

    subhanallah, tdk sampe 15menit hujan mulai reda, di barengi sinar matahari berpancar walaupun air hujan masih turun.. kemudian saya baca lagi asma sirr 3x dalam hati_ dan Alhamdulillah beberapa sa’at kemudian hujan berhenti dan matahari bersinar terang..

    saya ucapkan trimakasih kepada ki umar yang telah berbagi ilmu hikmah di blog ini, semoga di balas dengan pahala berlimpah ganda dari Allah Swt. Amin 🙂

  • eby mengatakan:

    assllamu’alaikum guru,
    semoga guru senantiasa dalam lindungan dan rhmatNya..amiinn..
    di blog ini guru,saya ingin berbagi pengalaman ,,sebelumnya saya mhon maaf guru,telah mengamalkannya sebelum guru mengijinkannya(masih nunggu izin mengamalkannya waktu itu),,jadi waktu itu saya sedang mengerjakan tugas,dan tiba tiba lampunya mati,mungkin pln mendadak mati,hmm,,takut gk selsei ni tugas,terbesit di pikiran saya untuk mncoba amalan ini,dan saya membca asma sirr dengan sepenuh hati,dan tnpa sadar,percaya atau tidak,belum sampai 10 menit lampunya sudah hidup kembali,..

    seterusnya..setelah guru mengijinkannya (melihat kiriman ijazah izin dari guru dalam blog)saya terus mengamalkannya,,hmm..terasa aura yang masuk di dlam tubuh saya guru,,saya merasa degupan jantung yang kencang,,dan tangan kiri saya seperti mengeluarkan hawa dingin,kesejekuan itu terus saya rasakan setelah mengamalkannya setiap shlat,dan ada lagi cerita ni guru,saya juga waktu itu bikin tugas,,sablon (saya dari fakultas seni rupa) hmm,,,alat yang saya pakai macet (alat semprot air)sudah sya coba coba perbaiki ternyat gk biza juga di pkai,setelah hmpir setengah jam,terbesit di pikiran saya lagi untuk membaca asma sirr,dan subhanallah….alat tersebut bisa saya gunakan kembali,,dan saya yakin gk da hal yang kebetulan dlam ilmu gaib,makanya saya percaya itu adalha kuasa ALLAH,,,,.

    malam itu hujan deras sekali,saya lagi lapar dan di dlam dompet gk da uang,ingin mengambil uang ke atm,namun masih deras,saya membaca asma sirr dlam hati dan subhannallah lagi skitr 15 menit berlalu hujan yang deras berhenti mereda dan sudah tidak hujan lagi,,,alhmdulillah,,

    dan menurut saya guru,apa mungkin asma sirr bisa di gunakan dalam semua kehidupan,,sya percaya karna semua yang saya lakukan,insyaallah amalan asma sirr bisa menolong saya dan itu tidak terlepas dari guru yang mengamalkannya serta Kuasa dari ALLAH SWT,,

    terima kasih banyak guru,saya sangat merasakan manfaatnya…
    namun guru setelah beberapa hari saya tidak mengamalkannya lagi,,pikiran saya kembali kacau,terasa berat,,tidak seperti saat saya mengamalkan asma sirr,hati dan pikiran saya sangat tenang,tidak ada beban,terasa dekat sekali kepadaNya,,dan terasa sekali kesejukan yang di berikanNya kepada saya ki…

    dan sekarang saya ingin mengamalkannya lagi semoga saya tidak tergoda oleh hawa nafsu dari setan setan di sekililing saya yang akan mnjerumuskan saya ke neraka ya ki…mohon do’anya juga ki…agar saya selalu di bukakan mata hati dan pikiran agar selalu dekat denganNYa ki…
    amin….

  • Sastro (SAmaran Supoyo ora keToRO) mengatakan:

    Assalamu’alaikum sedulur…
    Dari tadi saya baca komen2 dulur2 kok saya jadi tertarik pengen turut berbagi juga..

    Sebelumnya saya mohon maaf ki Umar, karena saya sudah mencoba mengamalkan Asma’ Sirr beberapa menit yang lalu sebelum ki umar membalas permohonan ijin saya.
    Kalo dinalar emang kayaknya gimana gitu, aneh, heran, ya takjub juga sih..
    Sekitar satu jam yang lalu saya kan kehabisan rokok, mau beli di alfamart tiba2 tuh ujan turun rata banget.. lalu setelah baca artikel ini saya tertarik untuk mencoba mengamalkannya.. yakin ga yakin saya niatin aja Lillahi ta’ala.. kemudian saya keluar sampe depan pintu saya coba merapalkannya lalu saya tiupkan ke langit, saya ulang sampe 3x.. sambil niat dalam hati Ya Allah aku pengen beli rokok nih, tolong donk hentikan sebentar hujannya sampe aku dapat rokok.. eh..skitar 3 menitan gitu tiba2 ujannya beneran reda (cuma gerimis dikiiiiiitt ajah). Subhanallah… Hehe.. aneh kan?! heran juga saya.. akhirnya tanpa basa basi, saya langsung tancap melesat ke alfamart beli rokok.. nyampe alfamart udah dapat rokok, ehh.. ujan lagi.. saya baca lagi 1x tapi hujannya cuma berkurang sedikit aja.. ahh saya baru inget ternyata, tadi kan saya mintanya ujannya dihentikan sampe dapat rokok doank ga sampe balik ke kost. haha.. ya udah, nekat aja deh tancap pulang, wong ya tempatnya deket kok, cuma basah dikit.. tp ya Alhamdulillah udah dapat rokok lagi.. makasih Ya Allah… Engkau emang baik ^^ udah bikin aku kenal sama ki umar..

    Begitulah ceritaku, mana ceritamu..??

    Wassalamu’allaikuuuum……

  • dampingan mengatakan:

    Assaalamu ‘Alaikom Wa Wa.
    Salam tuan guru Ki umar.
    Pada mula-nya saya mengamalkan amalan Sir ini santai2 sahaja tetapi 2 hari yang lepas setelah shalat magrib saya terus membuka com saya danterus ke blog Ki dan membaca komen2 berkenaan amalan sir sehingga-lah waktu Isha’ saya terus bershalat isha’.
    Keanehan berlaku,semasa bertakbir,iktidal rukuk sujud dan seterus-nya sehigga akhir shalat terlihat dengan nyata Kalimah A L L A H mingikut
    gerakan shalat saya,apakah ertinya itu ya Ki tolong beri penjelasan
    Wassalam.

  • mbah faams mengatakan:

    Assalamu alaikum….
    Ki mau nanya apa yg saya alami tadi malam ini meraga sukma ato Cuma mimpi/imajinasi saja????
    Ceritanya gini : ki tadi malam setelah salat isya’ kira2 jam 20:30 saya buka blog rasa sejati baca artikel dan komentar2 yg biasa saya baca sampek jam 2 malam rasanya ngantuk tp tetap saya tahan dan setelah 15 menit ngantuk semakin berat terus saya pindah ke kamar
    Ktk di dalam akamar saya berbaring sambil menahan rasa ngantuk saya baca asma’ sirr gak sampek lama+ 5x bacaan
    Terus kok badan saya jadi dua tapi suasananya kok berubah tdk lagi dikamar ,entah di tempat lain yg saya tdk kenal dan sepi seperti siang hari namun tdk tampak matahari pd hal td di kamar itu gelap setelah 30 menitan saya coba menyatu dg tubuh saya kok tiba2 saya terbangun berada di kamar saya….. saya blm pernah seperti itu saya pikir ini hanya mimpi ki,
    tp gimana menurut ki umar????
    suwun

    • Ki UmarJogja mengatakan:

      Wa alaikum salam wrwb

      Dalam kondisi antara sadar dan tidak sadar itu bisa jadi anda telah terhisap kedalam alam dimensi ruhani. Cirinya alam yang tampak seperti sore hari tapi tidak ada matahari. Hal seperti ini bisa dialami saat orang dalam kondisi lelah (mengantuk) – diambang batas kesadaran. Oleh sebab itu dalam budaya mistik ada ritual melek sebenarnya tujuannya untuk mempermudah mencapai kondisi tersebut.

      Nuwun

  • Tri Hadi Prayanto mengatakan:

    assalamu’alaikum wr wb. salam ki umar mohon doa restunya dalam menjalankan amalan yang ada di blog ini. Dan saya sudah amalkan amalan doa nur adzat dan asma sirr dan amalan kerezekian dan alhamdulillah sudah ada hasilnya mendapatkan tawaran ngjarin keponakan ngaji dengan hasil upah yang lumayan. Mohon doanya ki umar dalam mengamalkan amalan yang lainnya. Dan saya merupakan murid dari ki ageng jembar jumantoro … mohon doa restunya

  • mang prop mengatakan:

    Assalamu’alaikuum.
    Maaf ki guru, pingin berbagi pengalaman.
    Waktu dulu masih klas 6 sd, kurang lebih 29 tahun yang lalu. Sakit panas yang terlalu panas. Saya ditinggal sendiri di kamar. Dikunci dari luar. Antara tidur dan tidak , tiba tiba saya sudah dibawah internit dan melihat badanku ada di atas kasur. Karna takut dan kaget buru buru pingin kebadanku lagi.Beberapa bulan kemudian, saya mulai bisa melihat ada anak kecil yang nonton tv, tapi waktu di lihat lagi nggak ada. Tapi waktu aku lihat anak kecil saya dengar ada suara di telinga, itu gunawan (adik saya yang sudah meninggal). Pengalaman melihat ghoib berulang terjadi. Waktu sma. Setelah dimarahin ayah karna aku nabrak mobil kijang. Saya mengurung diri di kamar. Pas tengah malam, listrik mati. Dalam gelap gulita itu saya dengar ada rampok masuk rumah. Karena panik, saya jalan lewat pintu samping rumah. Tapi pintu dikunci. Dengan perasaan yang teramat takut dan panik saya loncat ke tembok setinggi 4 meter dengan tangan kiri masih di gips, dan tangan kanan membawa besi. Lalu saya tantang perampok itu. Yang jelas tadi masuk ke rumah. Dan listrik tiba tiba nyala. Ternyata, semua itu nggak ada. Padahal waktu di kegelapan tadi ada aktivitas.
    Terjadi lagi bisikan saat saya telah lulus sekolah, merantau. Ibuk mau datang, kata bisikan itu. Sempat saya tulis jam, tanggal dan tahunnya. Esok harinya, benar datang ibuk saya.
    Setelah rumah tangga, saat saya jualan, menjelang anak saya meninggal, saya ditabrak bayangan transparant. Lalu saya berdoa, ya Allah, anak saya gimana? Aneh ada jawaban langsung dari doa saya “sudah”, katanya. Dan ternyata benar, besoknya anak saya meninggal.
    Sampai sekarang masih sering mendengar bisikan itu, dan langsung di jawab. Dan tepat.
    Dan hari kamis kemarin, saya temukan blog ini, betapa bersyukurnya saya, kepada Allah. Telah dipertemukan dengan guru KI UMAR. Mudah mudahan berkenan menjadi pembimbing dalam menjalani kehidupanku ini. Dan mudah mudahan limpahan rahmat, rizki dan kesehatan selalu terlimpah kepada GURU KI UMAR, sekeluarga. Amiin

  • Erwan Prakoso mengatakan:

    Assalamualaikum wr wb
    pada kesempatan ini saya hendak mengucapkan banyak terima kasih kepada Ki Umar ,yang telah mengijazahkan ilmu Asma Sirr ini ,
    manfaatnya sungguh sangat luar biasa dalam perkembangan suluk dan spiritual saya ,
    semoga rahmat Allah SWT senantiasa menyertai Panjenengan ,
    Aamiin

  • lukman susanto mengatakan:

    Assalamualaikum guru umar
    guru hari selasa ini saya belum mengamalkan ritual sholawat nuriddzat karena dalam hati ini masih ingin memantapkan asma sirr dan subhanallah bagi saya membuat perubahan yang sangat besar dalam perilaku spiritual saya dimana dalam aktifitas kerja saya sehari hari membuat hati ini lebih sabar, nrimo, serta perduli terhadap sesama. dan dalam mengamalkan asma sirr memang dituntut untuk selalu berpikiran positif terhadap segala sesuatu karena nantinya akan terjadi dari hasil yang kita bayangkan sebelumnya, kebetulan saya kerja sebagai marketing perbankan dan telah nyata sekali hasilnya bila kita berpikiran negatif pasti itu terjadi. dan itu saya alami kemarin kebetulan pada waktu itu saya mau follow up salah berkas pengajuan kredit calon nasabah karena disuruh pimpinan untuk datang ketempat usahanya menanyakan berkasnya ternyata beliau menjawab “gak ada mas masih dicari berkasnya”, padahal 3 hari sebelum datang ketempat calon nasabah saya ngomong ke pimpinan dengan alasan yang sama “berkasnya gak ada pak masih dicari” dan ternyata sama dengan apa yang saya bayangkan sebelumnya.
    terima kasih kepada guru umar yang telah memberikan ijazah keilmuan rasa sejati ini kepada saya dan mohon maaf sebelumnya atas komentar saya ini
    Al Fatihah untuk guru umar,,,,,,,,,,,,,,,,,sent,,,,,,,,,,,,,,,,,,,
    Lukman Susantio (NIP 120706441)

  • agus durachman mengatakan:

    asalamualaikum wr wb ki guru saya mohon pencerahannya setiap saya mengamalkan amalan d sini selalu badan saya bergetar terutama wirid,saya berharap ki guru meluangkan waktu tuk membalas ketidak tauan saya,semoga ki guru sekeluarga d beri KE bahagiaan selalu oleh AllOH amin,wasalam

    • Ki UmarJogja mengatakan:

      Salam,

      Lakukan mandi junub, kemudian ketuk pintu Para Sedulur sejati dengan berpuasa Weton, lalu mulai dawamkan amalan Istighfar. Kita akan lihat perkembangan selanjutnya.

  • Mas Mifta mengatakan:

    Assalamualaikum wr wb
    Khususon dumateng KI UMAR dan beserta KELUARGA semoga ALLOH senantiasa memberikan kebahagiaan dalam kehidupan sehari hari dan buat SEDULUR SEDOYO yg minat mengamalkan doa di blog ini semoga di RIDHOI ALLOH SWT. Amiin
    Ki UMAR,, Sebelumnya saya sudah ikut komentar dan minta ijin mengamalkan salah satu Doa yg ada blog ini. Dan saya memilih mengamalkan DOA SIRR seingat saya tanggal 15 hari rabu lalu selang beberapa hari waktu sholat tarawih saya merasakan HATI saya terasa BERGETAR DINGIN SEJUK SEPERTI RASA PERMEN MENTHOL selanjutnya menginjak hari lebaran sehabis sholat maghrib TUBUH SAYA TERASA HANGAT SE KUJUR BADAN tapi rasa hangat ini hanya beberapa jam. dan selanjutnya sehabis MENGAMALKAN ASMA SIRR, TERKADANG HATI SAYA TERASA HANGAT SEPERTI ADA ENERGI YG MASUK KE DALAM HATI SAYA.
    itulah se cuil pengalaman saya dalam mengamalkan DOA ASMA SIRR dan semoga kita semua bisa menjadi INSAN YG LEBIH BAIK,SABAR DAN TAAT BERIBADAH KEPADAH ALLOH SWT. Amiin

    *Matur Nuwun*

    • MBAH FAAMS mengatakan:

      Alhamdulillah semoga pengalaman tersebut menjadikan semakin mantap mengamalkan asma sirr untuk mendekatkan / taqorub kpd allah… Amin…





%d blogger menyukai ini: